Game kaum woke
Assassin creed shadow game kaum woke yg sukses menghina budaya Jepang habis2an.
====================================
Beberapa lama ini dunia game global sedang heboh karena kasus game "Assassin creed shadow"
Game Assassin creed shadow ini sudah sejak tahun kmrn memang bermasalah dan menuai kecaman hebat dari para gamer dunia karena banyaknya memasukan agenda Woke seperti LGBTQ dan BLM yg dianggap para gamer benar2 merusak sebuah game.
Tapi kasus terbaru setelah peluncuran perdana game ini beberapa hari lalu bahkan sampai bikin senat serta parlemen Jepang bereaksi. Hal ini lantaran :
-----------------------------------------------------
1. Game ini memasukan karakter Yasuke yg merupakan seorang kulit hitam menjadi seorang samurai, yg awalnya diclaim sebagai sejarah "asli" Jepang tapi akhirnya terbukti sosok Yasuke bukanlah seorang Samurai tapi seorang budak.
Narasi Yasuke adalah seorang Samurai dibikin oleh profesor "Thomas Lockley" seorang profesor Inggris pro-Woke yg mengedit ribuan sumber sejarah diwikipedia untuk membenarkan narasinya bahwa Yasuke seorang Samurai, tapi pas ketahuan ini cuman hoax sang professor tersebut menghilang dan pergi dari Jepang yg membuat Universitas Nihon akhirnya memecat dan menghapus namanya dari resume kampus.
Hal ini saja sudah membuat banyak orang Jepang marah karena dianggap memalsukan sejarah Jepang.
-----------------------------------------------------
2. Dalam Gamenya yg release kmrn bahkan kontraversial Assassin creed shadow dengan tokoh utama Yasuke si kulit hitam ini semakin menjadi2 dimana ada bagian Yasuke menghancurkan bagian dalam kuil suci "Itate-Hyozu". Padahal kuil ini dianggap sebagai salah satu bangunan suci umat Shinto Jepang dan merupakan salah satu cagar budaya Jepang.
Adegan penghancuran kuil Itate-Hyozu ini bahkan sampai di protes Senat dan dibahas Parlemen Jepang karena dianggap tidak menghormati budaya Jepang, serta bisa memancing orang2 di dunia real untuk melakukan vandalisme dan pengerusakan kuil suci tersebut.
Dan karena menui protes keras dari pemerintah Jepang ini, akhirnya perusahaan "Ubisoft" yg membikin game Assassin creed shadow ini meluncurkan patch dadakan untuk menghapus adegan penghancuran kuil ini.
-----------------------------------------------------
3. Game Assassin creed shadow ini sendiri sangat kuat propaganda LGBTQ dimana digambarkan dalam game ini 2 tokoh utamanya yaitu Yasuke dan Naoe adalah homo dan lesbi.
Dalam adegannya sendiri Yasuke yg kulit hitam itu bisa tertarik dengan karakter cowok, sedangkan Naoe yg merupakan tokoh utama perempuan dalam game ini malah digambarkan memiliki kekasih seorang wanita.
Hal ini dikecam habis2an oleh banyak gamer dunia yg menganggap Ubisoft terlalu memaksakan agenda LGBTQ kedalam game.
-----------------------------------------------------
4. Bahkan yg baru2 ini game ini semakin memancing kemarahan orang Jepang karena selain homo, Yasuke juga digambarkan meniduri adik dari dari Shogun Oda Nobunaga yaitu Oichi.
Nah masalahnya Oichi ini adalah nenek dari 18 keturunan raja2 dan bangsawan kerajaan Jepang sampai hari ini.
Padahal dalam sejarah aslinya Oichi sendiri menikah dengan Azai Nagamasa, seorang Daimyo berperngaruh selain Oda Nobunaga.
Hal ini dianggap penghinaan luar biasa oleh masyarakat Jepang kepada rajanya dan kerajaan Jepang.
-----------------------------------------------------
5. Tapi selain Jepang, orang2 Cina pun marah dengan Ubisoft yg memakai musik tradisional Cina tanpa ijin dalam latar belakang game Assassin creed shadow ini.
-----------------------------------------------------
6. Selain itu dalam merchandise resmi Assassin creed shadow pihak Ubisoft menggunakan gerbang Tori berkaki satu, yg sebenarnya simbol tabu dan sensitif dalam budaya Jepang, karena gerbang Tori berkaki satu adalah pengingat kehancuran kota Nagasasi dan Hirosima yg luluh lantak dibom atom Amerika jaman perang dunia ke 2 dulu yg mengakibatkan puluhan ribu orang tewas seketika.
-----------------------------------------------------
7. Pihak Ubisoft juga nekad memasukan karakter Sumo wanita bernama Yaya yg bergelar Rikishi.
Padahal dalam budaya Sumo Jepang wanita tidak boleh jadi Sumo dan gelar Rikishi adalah gelar kehormatan sakral yg diberikan hanya kepada tokoh Sumo yg berhasil menjuari semua pertandingan Sumo, dan gelar Rikishi ini sendiri berarti "pria terkuat".
Hal ini juga dianggap penghinaan oleh orang2 Jepang kepada budaya Sumo mereka.
-----------------------------------------------------
8. Dan puluhan kontraversial minor lainnya, seperti digambarkan Yasuke adalah tokoh awal yg menginspirasi perjuangan kemerdekaan orang2 Asia dari penjajah Eropa. karena digambarkan musuh terakhir Yasuke adalah seorang penjajah Portugis dan Yasuke digambarkan dalam game ini menginspirasi perjuangan rakyat Jepang melawan penjajah ini. Padahal sejarah aslinya Jepang tidak pernah dijajah Portugis.
-----------------------------------------------------
Tapi walaupun banyaknya kontraversial terkait game ini perusahaan Ubisoft nampaknya cuek saja dengan berbagai kritik dan kecaman ini. Bahkan pihak Ubisoft beberapa hari lalu mengancam mereka udah menyiapkan pengecara yg akan menuntut orang2 yg memaki dan membuly staff mereka.
Selain itu beberapa jam tadi dengan pedenya nya Ubisoft menyatakan bahwa game mereka Assassin creed shadow ini gemari banyak orang bahkan sampai dimankan oleh 2 juta player.
Tapi hal ini diragukan para gamer karena berdasarkan statistik di Steam online sendiri jumlah player game ini cuman 70.000 orang apalagi game ini marak diboikot para gamer yg sudah muak dengan agenda Woke, dan masyarakat Jepang sendiri yg merasa budayanya dihina oleh game ini. Tapi pihak Ubisoft sendiri berkilah bahwa kebanyakan pemain mereka berasal dari PS bukan PC sehingga tidak terlihat dalam statistik Steam online.
Selain itu para gamer juga mencurigai Ubisoft membayar banyak media dan jurnalis game barat untuk mereview "bagus" dan "super bagus" untuk game Assassin creed shadow ini walaupun penjualannya tidak melampui 100.000 copy di Steam, hal ini berbanding terbalik saat kasus game Cina Black Myth : Wukong, kmrn yg direview jelek oleh berbagai media dan jurnalis game tapi mampu terjual 2.000.000 copy di Steam dalm hari2 pertama peluncurannya.
Hitamkan
Jomokkan
Apalagi?